MACAM – MACAM FORMAT FILE PADA AUDIO, VIDEO, DAN GAMBAR

  1. AUDIO

AUDIO adalah Suara/bunyi yang dihasilkan oleh getaran suatu benda. Agar dapat tertangkap telinga manusia, getaran tersebut harus cukup kuat yaitu minimal 20 kali per detik. Jika kurang dari jumlah itu, telinga manusia tidak akan mendengarnya sebagai suatu bunyi. Banyaknya getaran suatu benda diukur dengan satuan cycles per second atau cps. Pengukuran ini juga dikenal dengan sebutan Hertz (disingkat Hz). Daya tangkap pendengaran manusia secara teoritis adalah mulai dari 20Hz sampai 20 kHz.

1.  WMA

WMA (Windows Media Audio)  adalah format yang ditawarkan oleh Microsoft. Format ini di desain khusus untuk digunakan pada Windows Media Player yang ada pada sistem operasi windows.

Kelebihan :

·   File WMA bisa dijalankan pada media player lain juga walaupun berada pada sistem     operasi yang lain.

·    memiliki kualitas musik lebih baik dibandingkan MP3 dan AAC

Kekurangan :

·  File wma memiliki ukuran yang cukup besar karena teknik kompresi kurang dilakukan dengan maksimal. Format audio wma biasanya tidak digunakan di internet karena ukuran file yang besar.

2.        Format CD

Adalah proses mengubah amplitudo gelombang bunyi ke dalam waktu interval tertentu (disebut juga sampling) sehingga menghasilkan representasi digital dari suara PRESENTASI SUARA

Kelebihan :

·                File dengan format .cda ini dapat langsung dijalankan dengan melalui CD-ROM

Kekurangan :

·                File .cda sendiri tidak mempunyai informasi kode modulasi apapun sehingga jika dicopy ke harddisk, file tersebut akan menjadi tidak dapat di-play atau dimainkan.

3.      Format Advanced Audio Coding (AAC)

AAC adalah singkatan dari Advanced Audio Coding. Format ini merupakan bagian standar Motion Picture Experts Group (MPEG), sejak standar MPEG-2 diberlakukan pada tahun 1997. Sample rate yang ditawarkan sampai 96 KHz dua kali MP3.

Kelebihan :

·         Suara lebih bagus untuk kualitas bit yang rendah (dibawah 16 Hz).

·         AAC mampu memperdengarkan kualitas suara yang lebih baik ketimbang Mp3.

Kekurangan :

·         File yang sudah dikompres tidak bisa di kembalikan ke bentuk awal, karena ada beberapa data yang hilang.

·         Lisensi AAC tidak gratis.

4.   Format Waveform Audio (WAV)

WAV merupakan format file audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM sebagai standar untuk menyimpan file audio pada PC, dengan menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation. File WAV adalah file audio yang tidak terkompres sehingga seluruh sampel audio disimpan semuanya di media penyimpanan dalam bentuk digital. Karena ukurannya yang besar, file WAV jarang digunakan sebagai file audio di Internet.

Kelebihan :

· format WAV mudah untuk diubah dan dikompresi ke format MP3 atau lainnya jika diperlukan.

· Mampu dimainkan pada  semua operasi seperti  Windows atau Mac, serta browser populer.

· Format WAV banyak digunakan oleh handphone, sehingga popularitas hampir menyamai file MP3

Kekurangan :

·                Ukuran memori Besar, sehingga memakan storeage hadisk

·                Susah dishare melalui internet karena ukurannya yang besar.

5.  Format Audio Interchange File Format (AIFF)

File AIFF merupakan format file audio standar yang digunakan untuk menyimpan data suara untuk PC dan perangkat audio elektronik lainnya, yang dikembangkan oleh Apple pada tahun 1988. Standar dari file AIFF adalah uncompressed code pulse-modulation (PCM), namun juga ada varian terkompresi yang dikenal sebagai AIFF AIFF-C atau aifc, dengan berbagai kompresi codec.

Audio Interchange File Format [.AIF] – Merupakan format standar Macintosh. – Software pendukung: Apple QuickTime Audio CD [.cda] – Format untuk mendengarkan CD Audio – CD Audio stereo berkualitas sama dengan PCM/WAV yang memiliki sampling rate 44100 Hz, 2 Channel (stereo) pada 16 bit. – Durasi = 75 menit dan dynamic range = 95 dB.

Kelebihan :

·         Memiliki suara yang bagus.

Kekurangan :

·         tidak bisa diputar pada windows karena product aiff hanya mendukung untk MAC OS

·         memiliki ukuran yang cukup besar sehingga format aiff jarang digunakan pada internet

6.  Format MPEG Audio Layer 3 (MP3)

Pada awalnya, format MP3 ini dikembangkan oleh seorang Jerman bernama Karlheinz Brandenburg, memakai pengodean Pulse Code Modulation (PCM). Prinsip yang dipergunakan oleh MP3 adalah mengurangi jumlah bit yang diperlukan dengan menggunakan model psychoacoustic untuk menghilangkan komponen-komponen suara yang tidak terdengar oleh manusia – sehingga adapat digolongkan file audio dengan kompresi lossy.

Pada tahun 1991, file MP3 distandarisasi dan tahun 1994 hingga akhir tahun 2000, popularitas dari MP3 semakin meningkat dengan semakin mudahnya akses Internet. Munculnya software untuk menjalankan file MP3 seperti Winamp di tahun 1997 yang dikembangkan oleh Nullsoft, dan player console untuk Linux, mp123, juga membuat file MP3 semakin digemari.

Kelebihan :

· Merupakan format audio yang sering digunakan yang biasa digunakan sebagai output file audio.

· MP3 memiliki kapasitas yang lumayan kecil.

Kekurangan :

  • Bit rate terbatas, maksimum 320 kbit/s (beberapa encoder dapat menghasilkan bit rate yang lebih tinggi, tetapi sangat sedikit dukungan untuk mp3-mp3 tersebut yang memiliki bit rate tinggi).
  • Resolusi waktu yang digunakan mp3 dapat menjadi terlalu rendah untuk sinyal-sinyal suara yang sangat transient, sehingga dapat menyebabkan noise.
  • Resolusi frekuensi terbatasi oleh ukuran window yang panjang kecil, mengurangi efisiensi coding.
  • Tidak ada scale factor band untuk frekuensi di atas 15,5 atau 15,8 kHz.
  • Mode jointstereo dilakukan pada basis per frame.
  • Delay bagi encoder/decoder tidak didefinisikan, sehingga tidak ada dorongan untuk gapless playback (pemutaran audio tanpa gap). Tetapi, beberapa encoder seperti LAME, dapat menambahkan metadata tambahan yang memberikan informasi kepada MP3 player untuk mengatasi hal ini.

 

  1. Format MIDI

    Merupakan standar yang dibuat oleh perusahaan alat-alat music elektronik berupa serangkaian spesifikasi agar berbagai instrument dapat berkomunikasi.
    Dengan menggunakan format MIDI, perangkat elektronik seperti keyboard dan computer dapat melakukan sinkronisasi satu sama lain.

    Interface MIDI terdiri dari 2 komponen yaitu :

  • Perangkat keras, merupakan hardware yang terhubung dengan peralatan (keyboar/computer)
  • Data format yang mengandung pengkodean informasi (spesifikasi instrument, awal/akhir nada, frekuensi dan volume suara).

Kelebihan :

·                     Jenis instrumen musik bisa diubah sesukanya tanpa harus merekam ulang data lagu

·                     Ukuran filenya sangat kecil (5 menit lagu full orchestra ukurannya bisa hanya 50 Kb)

·                     Tidak membutuhkan komputer yang ‘powerful’

Kekurangan :

·  Kualitas suara instrumen musiknya tergantung dari soundcard/instrumen MIDI yang dipakai.

·  Efek MIDI yang tersedia sangat terbatas seperti reverb, chorus dsb

8.   Ogg

Ogg adalah format multimedia gratisan yang dirancang untuk streaming dan penyimpanan yang effiesien. Format ini dikembangkan oleh Xiph.org Foundation. Begitu pula Vorbis yang merupakan codec audio gratisan. Vorbis biasanya dipasang bersama Ogg, sehingga muncullah yang namanya Ogg Vorbis.

Kelebihan :

· merupakan codec audio gratisan

·  menghemat penyimpanan memori, karena kapasitas rendah.

kekurangan :

·  masih sedikit player yang mendukung format ini.

·  audio OGG juga telah melalui proses kompresi dengan menghilangkan file-file suara yang tidak

diperluka, jadi suara yang dihasilkan tidak terlalu bagus.

2. VIDEO

Masing-masing perangkat perekam video juga memiliki output format yang berbeda-beda, seperti kamera smartphone, Handycam, kamerea DSLR, dan kamera digital. Semua perangkat tersebut, memilki jenis format video yang berbeda-beda. Dari format video tersebut, juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, terutama dari kualitas videonya.

Semakin rendah jenis format file video, maka akan semakin buruk pula kualitas video yang dihasilkan. Beberapa waktu belakangan, banyak film-film dari hasil download yang menggunakan format MKV. Hal ini bukan tanpa alasan, format video MKV memiliki kualitas yang sangat bagus, tapi ukuran fileya dapat ditekan agar tidak terlalu besar.

. Untuk lebih jelasnya, mari kita ulas satu persatu jenis-jenis format video.

  1. ASF (Advance Streaming Format): Format video ini sering digunakan dalam jaringan internet.
  2. AVI (Audio Video Interleaved): Adalah format video yang bisa menyesuaikan format audio dengan alat yang digunakan untuk memutar video tersebut.
  3. DV (Digital Video): Format video kualitas rumahan ini biasa dihasilkan dari kamera digital.
  4. VCD Video: Adalah format video dalam bentuk VCD.
  5. DVD Video: Adalah jenis file video dalam format DVD, format ini memiliki kualitas yang lebih baik dibanding VCD.
  6. MOV: Adalah salah satu format video untuk player apple Quick time. Format file video ini biasa digunakan dalam pengiriman yang menggunakan jaringan internet.
  7. MPEG 1: Jenis format video ini merupakan kelas industri video, dengan kualitas gambar setara VHS serta memiliki kualitas suara atau audio setara dengan CD.
  8. MPEG 2: Format video yang memiliki kualitas suara setara dengan CD, dan memiliki kualitas gambar level siaran.
  9. MPEG 4 / MP4: Format file video ini sudah lebih bagus dari MPEG 1 dan 2. Karena memiliki kualitas gambar yang jauh lebih bagus, tapi dikemas dalam ukuran file yang lebih kecil.
  10. WMV (Window Media Video): Format video yang satu ini merupakan pengembangan dari format ASF. File video dalam format ini biasa digunakan untuk pengiriman dalam jaringan internet.
  11. 3GPP/3GP (3rd Generation Partnership Project): Format video ini sering sekali digunakan untuk kebutuhan multi media, yang memiliki ukuran lebih kecil dan kualitas gambar dibawah MP4.

Itulah penjelasan tentang pengertian dan jenis format file video, yang digunakan untuk beberapa keperluan dan tergantung dari kebutuhannya. Masing-masing format video tadi, memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Perbedaan yang paling mencolok biasanya ada pada kualitas gambar dan suara, selain itu juga sangat berbeda dari segi ukuran.

  1. GAMBAR

Berikut ini adalah penjelasan dari berbagai format gambar tersebut, di antaranya :

 

1) PSD (Photoshop Document)

Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

 

2) BMP (Bitmap Image)

Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

 

3) EPS (Encapsuled Postcript

Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap.

 

4) JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)

Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.

 

5) GIF (Graphic Interchange Format)

Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

 

6)  TIF (Tagged Image Format File)

Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

 

7) PCX

Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmap dan Indexed Color.

 

8) PDF (Portable Document Format)

Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

 

9) PNG (Portable Network Graphic)

Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.

 

10)  PIC (Pict)

Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB

.

11) TGA (Targa)

Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max

 

12) IFF (Interchange File Format)

Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel

 

13) SCT (Scitex Continous Tone)

Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.

 

14) PXR (Pixar)

Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

 

15) RAW

Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.

 

16) DCS (Dekstop Color Separation)

Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing)

SEMOGA BERMANFAAT 🙂

DAFTAR PUSTAKA

http://beeshoot.weebly.com/my-blog/jenis-format-audio

https://teknobos.com/pengertian-jenis-format-file-video/

https://www.scribd.com/document/361555883/Macam-Format-File-Gambar

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s